Doa Haji dan Umrah Lengkap: Bacaan Arab, Latin, Arti, dan Panduan Mengamalkannya

by | Oct 28, 2026 | Artikel, Blog

Bagian 3: Doa Sa’i, Wukuf Arafah, Memohon Ampunan, & Doa Keluarga

11. Doa Sa’i antara Bukit Safa dan Marwah

Ketika mendekati Bukit Safa untuk memulai Sa’i, jamaah disunahkan membaca potongan Surah Al-Baqarah ayat 158:

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ

Latin: Inna ash-shafaa wal-marwata min sya’aa’irillaah.

Artinya: “Sesungguhnya Safa dan Marwah merupakan sebagian syiar Allah.”

Selama perjalanan Sa’i antara Safa dan Marwah, jamaah juga dapat memperbanyak doa ampunan berikut:

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيم

Latin: Rabbighfir lii warhamnii, innaka antal-ghafuurur-rahiim.

Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

12. Doa Setelah Menyelesaikan Sa’i & Tahallul

Setelah mengakhiri 7 putaran Sa’i di Bukit Marwah dan bercukur (Tahallul), jamaah dapat memanjatkan doa kesyukuran:

“Ya Allah, terimalah ibadah umrohku. Ampunilah kesalahan dan dosa-dosaku, bimbinglah aku agar senantiasa taat kepada-Mu, serta jadikanlah perjalanan ini sebagai awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.”

13. Doa Wukuf di Arafah untuk Jamaah Haji

Wukuf di Padang Arafah pada 9 Zulhijah adalah puncak ritual haji. Rasulullah SAW bersabda bahwa sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah, dengan bacaan tauhid utama:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin: Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu, wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir.

Artinya: “Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

14. Doa Memohon Ampunan Dosa (Doa Nabi Adam AS)

Momen haji/umrah sangat pas digunakan untuk melakukan taubat nasuha. Bacalah doa pengakuan dosa dari Surah Al-A’raf ayat 23:

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Latin: Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal-khaasiriin.

Artinya: “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”

15. Doa untuk Kedua Orang Tua

Panjatkan doa kebaktian kepada orang tua (Surah Al-Isra ayat 24):

رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

Latin: Rabbirhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa.

Artinya: “Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidikku pada waktu kecil.”

16. Doa untuk Keharmonisan dan Kebaikan Keluarga

Amalkan Surah Al-Furqan ayat 74 untuk kedamaian rumah tangga dan keturunan soleh/solehah:

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Latin: Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a’yun, waj’alnaa lil-muttaqiina imaamaa.

Artinya: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyenang hati, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”