Tips Menjadi Haji Mabrur

Tips Menjadi Haji Mabrur – Haji mabrur adalah seorang haji yang baik, haji yang berhasil, haji yang sesuai dengan tujuan apa seseorang diperintahkan untuk berhaji. Haji yang mengembalikan hampa kepada kesucian. Beriman, patuh kepada perintah Allah, serta berakhlak yang lebih baik dibanding sebelum haji. Dapat menggapai derajat mulia seperti haji mabrur adalah idaman setiap muslim. Semua tamu Allah yang datang ke tanah suci pasti ingin menjadi haji yang mabrur. Namun, banyak hal yang dapat menggagalkan seseorang untuk merasakan nikmatnya haji mabrur. Terdapat langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meraih haji mabrur dan membuat ibadah haji semakin mendekatkan diri  kepada Sang Pencipta.

Tips-tips untuk dapat menjadi haji yang mabrur adalah sebagai berikut:

  1. Hendaknya haji yang dilakukan harus benar-benar ikhlas karena Allah. Motivasinya dalam berhaji tidak lain hanya karena mencari Ridha Allah dan bertaqarrub kepada Allah. Seorang jamaah haji melakukan ibadah haji bukan karena riya’ dan sum’ah, dan bukan pula karena ingin di gelar dengan sebutan “haji”. Seorang jamaah haji melakukan ibadah haji semata-mata mencari keridhaan dari Allah.
  2. Haji yang dilakukan oleh seorang jamaah haji harus serupa dengan sifat haji Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam. Artinya dalam melakukan proses ibadah haji, manusia dengan segenap kemampuannya mengikuti cara yang dicontohkan Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam.
  3. Harta yang dipakai oleh seorang jamaah haji untuk melakukan ibadah haji adalah harta yang mubah bukan yang haram. Bukan harta yang diperoleh dari hasil transaksi riba, tipuan, judi, dan bentuk-bentuk lainnya yang diharamkan oleh Allah SWT. Tetapi harta yang digunakan untuk melakukan ibadah haji adalah harta yang didapat dari usaha yang halal.
  4. Hendaknya seorang jamaah haji menjauhi rafats atau mengeluarkan perkataan yang menimbulkan birahi/ bersetubuh, berbuat fasik, dan berbantah-bantahan.

Terdapat tips lain yang dapat digunakan oleh jamaah haji agar dapat mendapatkan predikat haji mabrur. Tips-tips tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Bertekad kuat untuk mendapatkan predikat mabrur. Tekad ini dibarengi dengan keyakinan akan segala kemurahan Allah SWT. Yakin Allah SWT mengampuni kesalahan dan kelemahan, melihat dan memberi pahala pada langkah baik hamba-Nya, serta menolong hamba yang beriman dari kesulitan yang dihadapinya.
  2. Beribahad dengan sikap “ihsan” yaitu beribadah seperti engkau melihat Allah. Jika engkau tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Allah melihat engkau. Hadirkan Allah dalam setiap tempat dan waktu.
  3. Berbuat baik sebanyak banyaknya selama perjalanan ibadah haji. Bersifat pemberi, mudah menolong, serta mengalah demi kepentingan orang lain yang lebih membutuhkan.
  4. Sabar dan banyak bersyukur. Banyak hal yang tidak enak atau tidak terduga yang harus disikapi dengan sabar. Sementara anugerah Allah yang selalu datang selama beribadah haji patut untuk disyukuri.
  5. Seluruh rangkaian ibadah dijalankan sesuai dengan ilmu manasik yang dituntunkan Rosulullah SAW. Jangan banyak mengada-ada atau semata ikut-ikutan. Ibadah dibarengi dengan penghayatan atas hikmah-hikmah yang dikandung di dalamnya.

Mabrur atau tidaknya seorang jamaah haji hanya Allah Azza wa Jalla yang menilainya. Para ulama hanya menjelaskan tanda-tandanya sesuai dengan ilmu yang telah Allah Azza wa Jalla berikan kepada mereka. Jika tanda-tanda ini ada dalam ibadah haji seseorang jamaah haji, maka hendaknya seorang jamaah haji tersebut bersyukur atas taufik dari Allah Azza wa Jalla. Seorang jamaah haji boleh berharap ibadah hajinya diterima oleh Allah, dan sebaiknya seorang jamaah haji tersebut terus berdoa agar ibadahnya benar-benar diterima oleh Allah.

×