Amalan Ringan Saat Haji dan Umroh

Amalan Ringan Saat Haji dan Umroh

Amalan Ringan Saat Haji dan Umroh – Siapakan umat muslim yang tidak berkeinginan untuk mengunjungi Baitullah ? Tentunya tidak ada. Berkunjung ke tanah suci menjadi keinginan dan cita-cita bagi setiap umat muslim yang  ada di muka bumi. Kerinduan akan Baitullah salah satunya dipenuhi melalui ibadah haji dan umroh. Kedua ibadah ini bersifat wajib bagi umat muslim yang mampu, mampu baik dari fisik dan finansialnya. Haji dan umroh merupakan ibadah yang memerlukan fisik sehat dalam pelaksanaannya. Ketika melaksanakan ibadah haji maupun umroh, setiap jamaah tentunya mengharap sebanyak-banyaknya pahala dan keridhoan dari Allah SWT.

Amalan Ringan saat Beribadah di Tanah Suci
(Credit : http://aboutislam.net)

Nah, berikut merupakan amalan-amalan ringan yang dapat Anda lakukan saat melakukan Ibadah Haji dan Umroh.

  • Selalu menebarkan senyum terhadap sesama
  • Selalu mengucapkan salam kepada orang lain
  • Saling berjabat tangan ketika bertemu orang lain, tentunya bagi sesama muhrim
  • Tanyakan keadaan orang lain, misalnya bagaimana kesehatannya
  • Selalu ramah terhadap orang lain
  • Tawarkan minum kepada orang lain
  • Perhatikan sekitar, apakah ada orang yang memerlukan bantuan
  • Fokus selalu menbantu orang lain
  • Bantulah jamaah yang sudah tua untuk membawakan tas mereka, maupun jamaah lainnya yang membutuhkan bantuan
  • Jalin silaturahmi antar jamaah haji/ umroh, baik dari kelompok Anda maupun kelompok lain
  • Bantulah orang yang sakit, dengan memberi obat
  • Antarkan orang yang sakit ke tempat pengobatan
  • Berdoalah kepada Allah SWT di setiap kesempatan
  • Selalu bersyukur atas apa yang telah Allah berikan kepada Anda
  • Selalu mengucap syukur kepada Allah SWT dengan mengucapkan hamdalah
  • Selalu mengharapkan ridha Allah atas apa yang Anda perbuat di tanah suci
  • Ucapkan selalu Asmaul Husna
  • Ucapkan kalimat talbiyah dengan suara keras
  • Perhatikan dan tanyakan kesehatan orang tua di sekitar Anda
  • Puji orang yang berbuat baik
  • Maafkan kesalahan orang lain yang pernah mereka lakukankepada Anda, dan doakan mereka
  • Ingatlah setiap kebaikan orang lain kepada Anda, dan doakan mereka
  • Doakan teman-teman atau kerabat
  • Bersedekah pada mereka yang membutuhkan
  • Ucapkan “Laa illaaha illalah, wahdahu laa syariikalah, lahul mulku, walahul hamdu, wa huwa ‘alaa kulli shay’iin qadiir” sebanyak 100 kali
  • Selalu ingat siksa api neraka
  • Bacalah doa ketika masuk tempat belanja
  • Bantulah orang lain untuk mendapatkan minum
  • Bantulah orang lain untuk mendapatkan tempat tidur
  • Bantulah orang lain untuk membawa barangnya
  • Jangan biarkan terjadi pertengkaran diantara sesama muslim
  • Selalu mengingatkan orang lain untuk kebaikan
  • Selalu ingatkan orang lain untuk bersabar
  • Selalu ingatkan orang lain tentang kehidupan para nabi dan sahabat
  • Bimbinglah orang-orang (terutama orang tua) dalam melempar jumroh
  • Bimbinglah orang-orang (terutama orang tua) dalam melaksanakan tiap rukun haji / umroh
  • Bacalah Al-Qur’an dan tafsirnya
  • Tundukkan pandangan pada lawan jenis
  • Berikan batu – batu kecil  pada mereka yang belum mendapaatkannya untuk melempar jumroh
  • Bantulah orang lain untuk melempar jumroh, atas nama mereka
  • Perbanyak pembicaraan ke arah kebaikan dengan jamaah haji lain, baik dari kelompok Anda maupun kelompok lain
  • Hindari pembicaraan sia-sia
  • Hadiri kajian-kajian keagamaan yang diberikan
  • Khusus laki – laki, tawarkan wewangian pada orang lain disekitar Anda saat Hari Raya Idul Adha
  • Perbanyak ucapan dengan doa dan dzikir

 

Semoga dengan amalan-amalan ringan tersebut  dapat menambah pahala dan keimanan bagi Anda serta diterima ibadah Anda oleh Allah SWT.

Amalan Ringan Saat Haji dan Umroh

10 Waktu-Waktu Doa Mustajab

10 Waktu-Waktu Doa Mustajab – Siapakah manusia yang tidak ingin doanya dikabulkan? Tentunya setiap umat muslim ingin doanya dikabulkan oleh Allah SWT. Dia (Allah) Maha Pemurah lagi Maha Penyayang pada hamba-hambanya. Allah snagat mencintai hamba-Nya yang meminta kepada-Nya.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:


وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

“Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku sangatlah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia memohon pada-Ku.” [QS Al Baqarah: 186]

Al Ghafir 60

 

 

 

Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” [QS. Ghafir: 60]

Doa yang dimaksudkan pada ayat diatas adalah permintaan yang disertai dengan mendekatkan diri kepada Allah. Beserah diri kepada Allah dan menyerahkan segala sesuatu berkaitan dengan hal duniawi kepada Dzat Maha Kuasa merupakan hal yang dianjurkan. Karena Allah telah berfirman akan mengabulkan permintaan hamba-Nya.

Adapun firman Allah SWT tentang adab dalam berdoa seperti yang tertuang dalam QS. Al – A’raf ayat 55 berikut.

Al Araf 55

 

 

Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas[QS. Al-A’raf :55]
Adapun hadist yang diriwayatkan oleh Abu Musa AlAsy’ari ketika Rasulullah mendengar orang-orang berdoa dengan suara keras, Rasulullah SAW bersabda :

riwayat Abu Musa AlAsy’ari

 “Hai manusia, tenangkanlah diri kalia, karena sesungguhnya kalian bukanlah menyeru (Tuhan) yang tuli dan bukan pula (Tuhan) yang gaib, sesungguhnya Tuhan yang kalian seru itu Maha Mendengar lagi Mahadekat”.

 

Berikut 10 waktu dimana doa-doa niscaya dikabulkan oleh Allah SWT:

 

  1. Antara Adzan dan Iqomah

Rosulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya do’a yang tidak tertolak adalah do’a antara adzan dan iqomah, maka berdo’alah (kala itu).” (HR. Ahmad)

 

  1. Setelah Shalat Fardhu

Dari Abu Umamah, dia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya; wahai Rasulullah, doa apakah yang paling di dengar? Beliau berkata: “Doa di tengah malam terakhir, serta setelah shalat-shalat wajib.” (HR. at-Tirmidzi)

 

  1. Pada Sepertiga Malam Akhir

Allah SWT berfirman dalam Al Qur’an Surah Adz Dzariyat ayat 18

Al Dhariyat 18

yang artinya:

Ketika waktu sahur (akhir-akhir malam), mereka berdoa memohon ampunan” (QS. Adz Dzariyat: 18)

 

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah Tabaraka wataa’la turun ke langit dunia pada setiap malam, yaitu pada 1/3 malam terakhir seraya berfirman, ‘Siapa yang berdo’a kepadaKu niscaya akan Aku kabulkan dan siapa yang meminta kepadaKu niscaya akan Aku berikan dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya akan Aku ampuni.'” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

  1. Ketika Berbuka Puasa

Rosulullah SAW bersabda:

Orang yang berpuasa memiliki 2 kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-Nya kelak” (HR. Muslim)

 

Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzhalimi” (HR. Tirmidzi

 

  1. Sujud dalam Shalat

Rosulullah SAW bersabda:

Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu” (HR. Muslim)

 

  1. Di hari Jum’at

“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menuturkan perihal hari Jumat lalu beliau bersabda: ‘Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta’. Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut” [HR Bukhari Muslim]

 

  1. Ketika Hari Arafah

Rosulullah SAW bersabda:

 “Doa yang terbaik adalah doa ketika hari Arafah” (HR. At Tirmidzi)

 

  1. Pada Waktu Bangun Tidur Bagi Orang Yang Tidur Dalam Keadaan Suci

Rosulullah SAW bersabda:

” Tidaklah seseorang hamba tiidur dlm keada’an suci lalu terbangun pd malam hari kemudian memohon sesuatu tentang urusan duniat atau akherat melainkan Alloh akan mengabulkan-nya ( HR. Ibnu Majah)”.

 

  1. Ketika hujan turun

Rosulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam apabila melihat hujan, beliau berdoa: allahumma shayyiban naafi’a (Ya Allah, -jadikan hujan ini- hujan yang membawa manfaat atau kebaikan.” (HR. Bukhari)

 

Doa tidak tertolak pada 2 waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun” (HR Al Hakim

 

  1. Ketika Minum Air Zamzam

Rosulullah SAW bersabda:

Khasiat Air Zam-zam itu sesuai niat peminumnya” (HR. Ibnu Majah)

 

Demikian ulasan mengenai waktu-waktu yang dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT. Dari tulisan diatas, semoga bisa memberikan informasi bermanfaat dan memotivasi kita agar lebih bersemangat dalam melakukan amalan-amalan jariyah, insyallah.

×