Seperti yang telah umat muslim ketahui, Masjid utama nan megah bagi umat muslim di dunia ada 3, yaitu Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsha. Ketiga masjid tersebut istimewa karena memiliki peran penting dalam sejarah Islam bahkan telah dituangkan dalam ayat suci Al-Quran ataupun hadist yang menyebutkan keutamaan ketiganya. Khususnya di Masjidil Haram, terletak Ka’bah yang dimana seluruh umat muslim menunaikan ibadah berkiblat pada Ka’bah. Disamping itu setiap tahunnya pada bulan Dzulhijjah, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dibanjiri jutaan jemaah yang menunaikan ibadah haji.

Ternyata selain ketiga masjid tersebut, masih banyak masjid – masjid megah nan indah lainnya yang tersebar di seluruh dunia, tak terkecuali di wilayah dengan kaum muslim minoritas. Keelokan masjid – masjid ini  akan membuat kagum para jemaah yang baru pertama kali mendatanginya. Berikut beberapa masjid megah di dunia setelah Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsha.

Masjid Hassan II (Casablanca)

Masjid ini terkenal karena keindahan bangunannya yang bergaya klasik serta berada di tepi pantai Atlantik. Masjid yang berada di kota Casablanca, Maroko, ini diresmikan pada tahun 1993. Pembangunan masjid ini ditujukan untuk memperingati hari ulang tahun Raja Maroko yang saat itu menjabat, yaitu Raja Maroko Hassan II. Oleh karena itu penamaan masjid ini menggunakan nama Raja Maroko Hassan II. Masjid ini bukanlah masjid terbesar di Eropa namun Masjid Maroko Hassan II dianugerahi rekor dunia karena ketinggian Menara yang dibangun yaitu mencapai 210 meter.

Masjid Sheikh Zayed (Abu Dhabi)

Beralih ke ibukota Uni Emirat Arab yaitu Abu Dhabi, disana terletak Masjid Syeikh Zayed yang merupakan masjid terbesar. Masjid ini mulai dibangun pada tahun 1996 dan selesai pada tahun 2007 pada bidang tanah seluas 12 hektar. Kapasitas masjid ini dapat menampung hingga 40.000 jemaah.

Uni Emirat Arab merupakan negara perserikatan 7 negara penghasil minyak bumi, sehingga tidak heran jika bangunan di sana megah-megah, tak terkecuali dalam pembangunan masjidnya. Masjid Sheikh Zayed ini dibangun dengan arsitektur yang indah, perpaduan antara gaya Arab, India, Persia, dan Maroko. Pada bangunan kubahnya, sekilas mirip dengan Taj Mahal yang ada di India. Tidak hanya itu saja, pada bagian dalam masjid, dinding serta lantai dihiasi oranamen yang indah dan detil. Keindahannya disempurnakan dengan lokasi masjid yang berdekatan dengan sungai sehingga kemegahan masjid ini sudah mulai tampak jika dilihat dari kejauhan. Masjid ini tidak hanya digunakan untuk beribadah namun juga diperbolehkan jika wisatawan ingin berkunjung di dalamnya. Bahkan pengelola masjid juga menyediakan tim pemandu untuk melakukan tur mengitari masjid. Untuk memasuki masjid ini tidak dipungut biaya, namun diwajibkan untuk berpakaian sopan dan menutup aurat.

Masjid Agung Roma

Italia terkenal dengan Colosseum dan Menara Pisa yang bergaya romawi, namun dibalik itu Italia memiliki masjid yang dinobatkan sebagai masjid terbesar di Eropa, yaitu Masjid Agung Roma. Masjid ini dibangun diatas tanah seluas 30.000 meter persegi dan dihubungkan dengan aula sebesar 100 meter persegi. Kapasitas jamaah yang dapat ditampung dalam masjid tersebut hingga 5.000 jemaah. Masjid ini diresmikan pada tahun 1995 dan masih beroperasi hingga sekarang.

Pembangunan masjid ini dilakukan oleh beberapa negara donatur muslim dan kaum muslim di Italia. Kepengurusan masjid ini juga berada di bawah otoritas negara muslim dan Arab yang menjadi donatur masjid tersebut. Walaupun masih beroperasi hingga saat ini, Masjid Agung Roma dapat dibilang sepi pengunjung, dan hanya saat-saat tertentu masjid ini ramai seperti saat shalat jumat, atau perayaan Islam lainnya.

Masjid Central Dome (Gronzy)

Masjid yang diresmikan pada tahun 2008 di ibukota Chechnya, Grozny ini juga disebut dengan Masjid Akhmad Kadyrov. Nama masjid ini diambil dari nama presiden Chechnya yang wafat pada tahun 2004 lalu. Pembangunan masjid ini dimulai pada tahun 2006 dan baru dapat diselesaikan pada tahun 2008. Gaya arsitektur yang dibawa masjid ini menyerupai Blue Mosque yang ada di Istambul, Turki. Arsitek yang membangun masjid ini juga berasal dari Turki.

Masjid ini dilengkapi oleh perpustakaan, kantor Islamic center, badan kepengurusan agama,, institusi agama, hingga asrama mahasiswa muslim. Karena lokasi pembangunan masjid ini berada di jalur gempa, maka saat konstruksi masjid dibangun, pondasi yang dibuat sudah mengandung material peredam getaran da telah di renacakan sedemikian rupa untuk menjaga keutuhan bangunan saat gempa terjadi.

Masjid Kul Sharif (Kazan)

Pada salah satu sudut kota Kazan, Rusia, terletak masjid indah dengan bangunan menyerupai negeri dongeng. Balutan warna putih dan biru pada kubanhnya membuat mata terbelalak untuk terus memandang keindahannya. Masjid ini mampu menampung 6.000 jemaah di dalamnya. Gaya arsitektur yang dibawa oleh masjid ini adalah perpaduan dari Volga Bulgarian, Ottoman, dan Renaissance.

Nah, apakah Anda tertarik untuk mengunjunginya? Sebagian besar masjid yang telah dipaparkan diatas mungkin jarang kita dengar sebelumnya, namun tidak ada yang tidak mungkin untuk mengunjunginya. Biasanya dalam satu paket ibadah umroh, beberapa biro perjalanan umroh  atau biro perjalanan haji memasukan paket wisata bersamaan sehingga memungkinkan untuk mengunjungi tempat – tempat tersebut dengan harga lebih terjangkau dan didampingi oleh guide yang professional. Maka dari itu perlu untuk memilih travel umroh yang terpercaya. Semoga artikel ini bermanfaat dan memberikan tambahan wawasan Islam ya.

×