Keistimewaan Masjid Nabawi – Masjid Nabawi menjadi lokasi tujuan utama, selain Masjidil Haram, bagi setiap umat muslim yang berkunjung ke tanah suci. Masjid Nabawi memiliki arsitektur yang sangat indah dengan nuansa sejarah penyebaran agama Islam yang kental. Masjid ini dibangun oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabat di tengah Kota Madinah. Masjid Nabawi dibangun di atas tanah wakaf As’ad bin Zurarah, tanah milik anak yatim Sahal dan Suhail yang dibeli seharga 10 dinar, serta tanah bekas makam muslimin yang telah rusak. Di awal pembangunannya, Masjid Nabawi hanya seluas 1.050 m2, namun pada masa pemerintahan Raja Fahd Masjid Nabawi mengalami perluasan hingga hampir mencapai 100.000 m2. Masjid Nabawi memiliki banyak keistimewaan, sebagai berikut :

  1. Shalat di Masjid Nabawi Lebih Baik dari 1000 Shalat di Masjid Lain

Dalam beberapa hadist, Rosulullah SAW bersabda tentang keutamaan sholat di Masjid Nabawi, diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Dari Abu Hurairah ra, Nabi Muhammad SAW bersabda ” Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih baik dari 1000 shalat di masjid lainnya, selain Masjidil Haram.”
  • Dari Anas bin Malik, Nabi Muhammad SAW bersabda “ Barang siapa yang melaksanakan shalat di dalam masjidku (Masjid Nabawi) sejumlah 40 kali dan tanpa melewati satu kali ia shalat, maka mereka akan dicatat amal baiknya sebagai kebebasan dari neraka serta ia juga akan terhindar dari azab dan kemunafikan. “ [Riwayat Thabrani dan Ahmad]
  • Dari Sa’id bin Musaiyab, Nabi Muhammad SAW bersabda “Mereka tak perlu menyiapkan kendaraan, terkecuali untuk yang mengunjungi 3 masjid : Masjidil Aqsa, Masjidil Haram dan masjidku ini .” [Riwayat Bukhari Abu Dawud dan Muslim]
  1. Adanya Makam Rosulullah SAW

Makam Rosulullah SAW terletak di sisi timur Masjid Nabawi, tepat di bawah Green Dome. Dahulu, tempat makam Rosulullah SAW ini merupakan rumah beliau dengan Siti Aisyah. Berdampingan dengan makam Rosulullah SAW, terdapat makam dua sahabat beliau, yaitu Abu Bakar Shiddiq dan Umar bin Khattab. Bangunan pusara Nabi Muhammad SAW memiliki empat buah pintu, yaitu :

  • At-Taubah, merupakan pintu di sebelah kiblat
  • Fatimah, merupakan pintu di sebelah timur
  • Tahajjud, merupakan pintu di sebelah utara
  • Serta pintu di sebelah barat ke arah Roudloh yang sudah di tutup
  1. Adanya Raudloh

Roudloh atau taman surga, merupakan suatu tempat yang istimewa dan merupakan satu-satunya taman surga yang ada di bumi yang berada di dalam Masjid Nabawi. Roudloh terletak diantara rumah Rosulullah SAW dan mimbar beliau. Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rosulullah SAW bersabda “ Diantara rumahku dan mimbarku adalah taman-taman surga dan mimbarku berada di atas telagaku.” Roudloh selalu dipadati oleh jamaah untuk berdoa. Jamaah wanita tidak diperkenankan untuk sholat di Roudloh apabila ada jamaah pria disana. Ketika waktu sholat wajib, Roudloh selalu dipenuhi oleh jamaah pria, sehingga untuk jamaah wanita hanya diberi kesempatan sholat di Roudloh pada waktu sholat sunnah Dhuha, dari pagi sampai menjelang waktu sholat Dzuhur.

Raudhah ditandai dengan karpet hijau di dalam Masjid Nabawi

  1. Adanya Mimbar Rosulullah SAW

Apabila menghadap kiblat, mimbar Rosulullah SAW berada di sebelah kanan Roudloh. Mimbar Rosulullah SAW terbuat dari kayu hutan yang diperoleh dari hutan di utara Kota Madinah. Mimbar ini memiliki tiga tingkat. Namun, saat Mu’awiyah pergi haji, beliau menambahkan beberapa tiang pada mimbar dan meletakkan mimbar yang asli pada bagian paling atas sehingga menjadi 9 tingkat. Terjadi banyak pergantian mimbar baru karena kebakaran yang terjadi di tahun 654 H dan 886 H. Mimbar yang ada sampai sekarang terbuat dari marmer dengan ukiran-ukiran yang dipoles emas. Pada bagian atas berbentuk kubah dengan empat tiang penyangga. Terdapat sebuah pintu di bagian bawah dengan tulisan ayat-ayat Al-Qur’an di atasnya. Mimbar ini diletakkan persis pada posisi mimbar Rosulullah SAW. Kini, mimbar Rosulullah memiliki 12 tingkat, dengan 9 tingkat berada di dalam pintu dan tiga tingkat di luar pintu.

  1. Mihrab

Mihrab merupakan suatu cekungan kecil yang biasa digunakan sebagai tempat imam memimpin sholat. Mihrab juga menjadi penanda arah kiblat. Mihrab Masjid Nabawi dibangun pertama kali setelah turun perintah Allah kepada Rosulullah untuk memindahkan arah kiblat dari Baitul Maqdis ke Baitullah, yaitu pada tahun 2 H. Sekarang, terdapat 5 mihram di Masjid Nabawi, yaitu:

  • Mihrab Majidi
  • Mihrab Nabawi
  • Mihrab Sulaiman
  • Mihrab Tahajjud
  • Mihrab Usmani

 

Semoga ulasan diatas dapat membuka wawasan mengenai Keistimewaan Masjid Nabawi dan dapat meningkatkan nilai keimanan kita, insyaallah.

×