Fakta Masjid Nabawi – Siapa yang tidak mengenal Masjid Nabawi Madinah. Masjid Nabawi menjadi lokasi tujuan utama, selain Masjidil Haram, bagi setiap umat muslim yang melakukan ibadah haji, umroh, ataupun berkunjung ke tanah suci dengan arsitektur bangunan yang sangat indah dengan nuansa sejarah penyebaran agama Islam yang kental.

 

  1. Masjid kedua yang dibangun oleh Rosulullah SAW

Masjid Nabawi merupakan masjid kedua yang dibangun oleh Rosulullah SAW dan para sahabat serta kaum muslimin setelah Masjid Quba ketika hijrah dari Makkah ke Madinah. Masjid Nabawi dibangun sat pertama Rosulullah SAW tiba di Madinah. Masjid ini dibangun oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabat di tengah Kota Madinah. Masjid Nabawi dibangun di atas tanah wakaf As’ad bin Zurarah, tanah milik anak yatim Sahal dan Suhail yang dibeli seharga 10 dinar, serta tanah bekas makam muslimin yang telah rusak.

  1. Masjid terbesar kedua di dunia

Masjid Nabawi merupakan masjid terbesar kedua di dunia setelah Masjidil Haram di Makkah. Pada awal pembangunannya, Masjid Nabawi hanya berukuran 50 meter x 50 meter dengan tinggi atap kurang lebih 3,5 meter. Saat ini, ukuran Masjid Nabawi 100 kali lebih besar dibandingkan bangunan aslinya pada masa Rosulullah SAW dimana pada masa pemerintahan Raja Fahd Masjid Nabawi mengalami perluasan hingga hampir mencapai 100.000 m2.

  1. Lokasi pertama yang menikmati listrik di jazirah Arab

Masjid Nabawi menjadi lokasi pertama yang menikmati listrik di jazirah Arab pada masa Usmaniyah setelah Istana Sultan di Istanbul.

  1. Tidak memiliki kubah

Masjid Nabawi tidak memiliki kubah. Kubah berwarna hijau yang kini dapat dilihat adalah kubah diatas makam Rosulullah SAW. Kubah hijau ini pertama kali dibangun pada tahun 1279 oleh seorang Mamluk sultan adn terbuat dari kayu. Adapun kubah dengan ukuran lebih kecil bertuliskan nama Rosulullah SAW, Abu Bakar dan Umar bin Khatab.

  1. Pernah terbakar

Setelah Rosuullah SAW wafat, Masjid Nabawi pernah terbakar, yang mengakibatkan hancurnya mimbar Rosulullah.

  1. Memiliki tiga mihrab

Umumnya, setiap masjid hanya memiliki satu mihrab yang mengarah ke kiblat. Namun, Masjid Nabawi memiliki tiga mihrab, yaitu mihrab yang kini digunakan untuk tempat imam memimpin shalat, mihrab Suleymaniye yang dibangun pada masa Usmaniyah untuk Imam Hanafi, dan mihrab Rosulullah SAW memimpin shalat yang kemudian digunakan oleh Imam Maliki. Mihrab Masjid Nabawi dibangun pertama kali setelah turun perintah Allah kepada Rosulullah untuk memindahkan arah kiblat dari Baitul Maqdis ke Baitullah, yaitu pada tahun 2 H.

  1. Penuh tanda-tanda rahasia

Pada setiap sudut Masjid Nabawi, setiap tiang, setiap jendela, setiap kubah, dipenuhi banyak simbol rahasia. Setiap simbol memiliki cerita dan menunjukkan tempat serta kejadian bersejarah yang pernah terjadi.

  1. Terdapatnya makam Rosulullah SAW

Makam Rosulullah SAW terletak di sisi timur Masjid Nabawi, tepat di bawah Green Dome. Dahulu, tempat makam Rosulullah SAW ini merupakan rumah beliau dengan Siti Aisyah. Berdampingan dengan makam Rosulullah SAW, terdapat makam dua sahabat beliau, yaitu Abu Bakar Shiddiq dan Umar bin Khattab.

  1. Ada kuburan kosong di ruangan Nabi

Disamping makam Rosulullah SAW terdapat satu makam yang masih kosong. Belum diketahui secara pasti mengapa terdapat saatu makam kosong di samping makam Rosulullah.

  1. Terdapatnya Roudloh

Roudloh atau taman surga, merupakan suatu tempat yang istimewa dan merupakan satu-satunya taman surga yang ada di bumi yang berada di dalam Masjid Nabawi. Roudloh terletak diantara rumah Rosulullah SAW dan mimbar beliau.

 

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rosulullah SAW bersabda “ Diantara rumahku dan mimbarku adalah taman-taman surga dan mimbarku berada di atas telagaku.”

  1. Terdapatnya Mimbar Rosul

Mimbar Rosulullah SAW terbuat dari kayu hutan yang diperoleh dari hutan di utara Kota Madinah. Mimbar ini memiliki tiga tingkat. Namun, saat Mu’awiyah pergi haji, beliau menambahkan beberapa tiang pada mimbar dan meletakkan mimbar yang asli pada bagian paling atas sehingga menjadi 9 tingkat. Namun, karena peristiwa kebakaran di tahun 654H dan 886 H, dibuatlah mimbar baru yang diletakkan persis di tempat mimbar Rosulullah SAW berada

  1. Pernah menjadi target serangan bom

Pada hari Senin, 4 Juli 2016, di waktu berbuka puasa, terjadi ledakan di sekitar Masjid Nabawi. Kala itu, ada sekitar 2 juta umat muslim yang berbuka puasa di Masjid Nabawi. Target utama pelaku bom adalah Masjid Nabawi.namun, pelaku berhasil dihentikan oleh pihak keamanan. Korban dari ledakan yaitu empat petugas keamanan meninggal, dan lima lainnya luka-luka.

Demikian pemaparan tentang fakta Masjid Nabawi. Semoga artikel ini dapat menguatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Amin.

×