Rahasia di Balik Ayat Kursi

by | May 18, 2025 | Info

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, sahabat-sahabat muslim dan muslimah yang dirahmati oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Semoga kita semua senantiasa dalam lindungan-Nya dan dimudahkan dalam menuntut ilmu serta mengamalkan kebaikan. Pada kesempatan kali ini, mari kita menyelami lebih dalam tentang salah satu ayat paling agung dalam Al-Qur’an, yaitu Ayat Kursi. Ayat ini tentunya tidak asing bagi sebagian besar dari kita. Bahkan banyak di antara kita yang telah menghafalnya sejak kecil.

Ayat Kursi, yang terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat ke-255, memiliki kedudukan yang sangat mulia dalam Al-Qur’an. Keistimewaan ayat ini bukan hanya karena kandungannya yang luar biasa, namun juga karena peristiwa agung yang menyertainya saat diturunkan. Mulai dari makna simbolik di balik namanya hingga berbagai keutamaannya akan dibahas dalam tulisan ini, dengan harapan dapat menambah kecintaan kita kepada Al-Qur’an.

Makna di Balik Nama “Ayat Kursi”

Sebelum masuk pada keutamaannya, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu mengapa ayat ini dinamakan “Ayat Kursi.” Kata Kursi dalam bahasa Arab bukan merujuk pada kursi duduk biasa sebagaimana dalam pengertian sehari-hari. Kata ini menjadi simbol dari kekuasaan, keagungan, dan otoritas yang mutlak. Sebagaimana kursi takhta digunakan oleh para raja sebagai lambang kekuasaan tertinggi, dalam konteks ini, Kursi menunjukkan betapa Maha Agung dan Maha Berkuasanya Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagai Penguasa alam semesta. Maka, tidak heran jika ayat ini diberi nama “Ayat Kursi” sebagai representasi atas kebesaran dan keesaan Allah yang tiada tandingan.

Peristiwa Penurunan Ayat Kursi

Ayat ini berbunyi sebagai berikut:

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِندَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Artinya:
“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang Maha Hidup lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS. Al-Baqarah: 255)

Ayat Kursi diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam saat beliau dalam perjalanan hijrah dari Kota Makkah ke Kota Madinah. Pada saat turunnya ayat ini, terjadi peristiwa yang sangat luar biasa dan tidak seperti biasanya. Malaikat Jibril yang membawa wahyu kali ini ditemani oleh ribuan malaikat lain yang berbaris rapi mengiringinya. Hal ini menjadi bukti nyata tentang kemuliaan Ayat Kursi.

Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa saat ayat ini turun, berhala-berhala runtuh dengan sendirinya, para setan dan iblis menjadi terguncang hebat, dan Arsy pun bergetar. Dalam salah satu riwayat, disebutkan bahwa Iblis sendiri mengakui keagungan Ayat Kursi. Ia berkata bahwa ayat ini menjadi musuh besar bagi dirinya, mampu membakar tubuhnya, dan menyulitkan mereka dalam menggoda manusia, terutama apabila manusia senantiasa berlindung kepada Allah dengan membaca ayat tersebut.

Karena keagungan ayat ini, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam segera memerintahkan Zaid bin Tsabit untuk menulis dan menyebarkan Ayat Kursi kepada seluruh umat Islam.

Keutamaan Membaca Ayat Kursi

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Umamah, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa siapa pun yang membaca Ayat Kursi setelah melaksanakan shalat fardu, maka tidak ada yang menghalangi dirinya untuk masuk surga kecuali kematian. (HR. An-Nasa’i)

Dalam hadist shahih lainnya yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari, disebutkan bahwa Abu Hurairah pernah dijaga dari gangguan setan sepanjang malam karena membaca Ayat Kursi sebelum tidur. Hal ini menjadi isyarat bahwa ayat ini sangat ampuh untuk perlindungan diri dari gangguan jin dan setan.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga pernah bertanya kepada Ubay bin Ka’ab, “Ayat apa yang paling agung dalam Al-Qur’an?” Ubay menjawab, “Ayat Kursi.” Nabi pun menepuk dadanya sambil berkata, “Wahai Abu Mundzir, semoga engkau berbahagia dengan ilmu yang engkau miliki.” (Hadist Riwayat Muslim)

Dalam riwayat lain dari At-Tirmidzi, disebutkan bahwa keagungan Ayat Kursi dikarenakan ayat tersebut adalah kalamullah, yaitu perkataan langsung dari Allah. Sedangkan perkataan Allah tentu jauh lebih agung daripada ciptaan-Nya, termasuk langit dan bumi.

Manfaat Membaca Ayat Kursi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Beberapa keutamaan dan manfaat membaca Ayat Kursi secara rutin antara lain:

  1. Membaca Ayat Kursi setiap selesai shalat fardu akan menjadi sebab dibukakannya pintu surga bagi pelakunya.

  2. Membacanya sebelum tidur akan menjadi pelindung dari gangguan setan hingga pagi hari.

  3. Membacanya sebanyak 18 kali dalam sehari akan mendatangkan berbagai hikmah, membuka pintu rezeki, dan menjauhkan dari berbagai musibah.

  4. Membaca Ayat Kursi saat memasuki rumah akan menjauhkan dari kekafiran dan berbagai pengaruh buruk.

  5. Membaca Ayat Kursi dengan penuh kekhusyukan dapat membakar jin dan setan, sehingga menjadi tameng perlindungan bagi diri dan keluarga.

Penutup dan Ajakan

Begitu banyak keutamaan dan manfaat dari Ayat Kursi yang bisa kita raih. Maka, marilah kita mulai membiasakan diri untuk membacanya setiap hari, terutama setelah shalat lima waktu dan sebelum tidur. Dengan mengamalkannya secara rutin, insyaa Allah perlindungan dan keberkahan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala akan senantiasa menyertai kehidupan kita.

Selain memperbaiki dan menjaga ibadah harian, mari juga kita rencanakan ibadah ke Tanah Suci, baik dalam bentuk ibadah haji maupun umrah. Jangan tunda niat baik ini, karena keutamaannya amat besar. Segera daftarkan diri melalui biro perjalanan umrah terpercaya dan pilih paket yang sesuai kebutuhan. Jadwal keberangkatan pun sudah tersedia, jadi pastikan tidak kehabisan kursi, ya!

Semoga tulisan ini bermanfaat dan menambah semangat kita dalam mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.